Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B?

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B?

Hepatitis B merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya dan patut diwaspadai. Lalu Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B? Mari kita simak jawabannya dalam pembahasan berikut ini!

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B?

Secara umum, penyakit Hepatitis B disebabkan oleh infeksi virus Hepatitis B (HBV), yang menyebar dan menulari Anda melalui paparan terhadap darah atau cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi.

Hepatitis B merupakan penyakit yang cukup sering Anda dengar di lingkungan sekitar. Apalagi jika Anda memiliki balita dan sering membawanya secara rutin ke klinik atau puskesmas terdekat. Pasalnya, Hepatitis B adalah salah satu penyakit yang poster pencegahan serta langkah penanganannya banyak disebarkan oleh pemerintah. Sosialisasi seperti ini merupakan hal yang wajar, mengingat angka kasus Hepatitis semakin meningkat di Indonesia.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Nasional tahun 2013 saja, tercatat sekitar 649.875 jiwa yang disinyalir menderita Hepatitis B di Indonesia. Angka ini tercatat menanjak dibandingkan data sebelumnya pada tahun 2007. Hal ini sebagian besar dikarenakan minimnya pengetahuan masyarakat mengenai Hepatitis B, serta faktor risiko dan tindak pencegahannya. (Baca Juga : OBAT HEPATITIS PALING AMPUH)

Apa penyebab dan faktor risiko Hepatitis B?

Secara umum, penyakit Hepatitis B disebabkan oleh infeksi virus Hepatitis B (HBV), yang menyebar dan menulari Anda melalui paparan terhadap darah atau cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi. Berikut adalah faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena Hepatitis B :

  • Melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi virus Hepatitis B, tanpa menggunakan kondom. Hal ini menyebabkan pertukaran cairan antara Anda dan orang tersebut, sehingga menularkan virus itu sendiri.
  • Penggunaan jarum bersama orang yang telah terinfeksi virus Hepatitis B. Biasanya jarum ini digunakan untuk menyuntikkan obat, umum di kalangan para pemakai obat-obatan terlarang.
  • Berbagi pemakaian alat kebutuhan pribadi, seperti sikat gigi atau pencukur jenggot, dengan orang yang terinfeksi virus Hepatitis B.
  • Membuat tato atau tindikan (pada hidung, pusar, telinga, lidah, dan mulut) dengan alat yang tidak disterilkan terlebih dahulu.

Selain keempat faktor risiko di atas, perlu diingat bahwa virus Hepatitis B dapat pula dibawa oleh seorang wanita yang tengah hamil. Akibatnya, wanita tersebut dapat menurunkan virus ini pada bayi yang dilahirkannya.

Perlu pula Anda ingat, bahwa virus Hepatitis B tidak dapat ditularkan melalui kontak kasual, seperti berciuman, berpelukan, bersin, batuk, dan berbagi makanan atau minuman dengan orang yang terinfeksi. (Baca Juga : Obat Jantung Bocor)

Lalu, apa saja tindak pencegahannya?

Tindak pencegahan Hepatitis B adalah pemberian vaksin Hepatitis B. Vaksin ini sudah tersedia sejak tahun 1982, dan sejak itu telah digunakan secara luas untuk mencegah infeksi virus Hepatitis B secara efektif. Rentetan vaksin komplit dapat meningkatkan antibodi hingga lebih dari 95% pada bayi, anak-anak, dan dewasa. Memang, vaksin ini sebenarnya wajib didapatkan setiap orang, terutama jika Anda merupakan individu yang berisiko tinggi terinfeksi Hepatitis B, yaitu :

  • Individu yang sering dan berulangkali menerima donor darah, seperti pasien dialisis, dan penerima transplantasi organ dalam.
  • Orang yang hidup di dalam penjara.
  • Orang yang rutin menyuntikkan obat karena penyakitnya.
  • Teman hidup dan mereka yang satu atap dengan penderita Hepatitis B.
  • Orang yang memiliki banyak pasangan seksual, atau sering berganti pasangan seksual.
  • Petugas kesehatan, dokter, petugas medis, atau orang-orang yang sering terpapar darah dalam pekerjaan mereka, dan
  • Pelancong yang pergi ke banyak negara dan wilayah, harus menerima vaksin sebelum meninggalkan wilayah endemik virus Hepatitis B.

Selain vaksin, pencegahan hepatitis B dapat dilakukan dengan menghindari pemakaian jarum suntik secara komunal, atau yang tidak steril, dan menghindari pemakaian obat-obatan terlarang. Tak hanya itu, Anda juga bisa menghindari pemakaian pisau cukur dan sikat gigi bersama, memakai kondom saat berhubungan seksual, serta menggunakan sarung tangan plastik jika harus memegang darah.

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B? Jawabannya sudah kita simak dalam pembahasan di atas. Sekarang tinggal kita aplikasikan agar kita bisa mencegah penyakit hepatitis B ini menyerang tubuh kita.

Baca Juga :

Apakah Hepatitis Dapat Kambuh? Bagaimana Solusi Mengobatinya?

Mengenal Penyakit Hepatomegali, Pembesaran Ukuran Hati

Mengenal Penyakit Steatosis atau Perlemakan Hati

One thought on “Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *