Kurangnya Tenaga Sanitarian Menyebabkan Hepatitis Banyak Mewabah

Kurangnya Tenaga Sanitarian Menyebabkan Hepatitis Banyak Mewabah

OBAT HEPATITIS PALING AMPUH, – Penularan penyakit hepatitis erat kaitannya dengan sistem sanitasi dan lingkungan. Ini dinyatakan dalam sebuah seminar yang bertema “Peran Sanitarian Sekarang dan Masa Depan”, yang pernah berlangsung di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Semarang.

Kurangnya Tenaga Sanitarian Menyebabkan Hepatitis Banyak Mewabah

Menurut penilaian dari Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), Subardan Rohmat, beliau menilai bahwa terbatasnya tenaga kesehatan lingkungan atau sanitarian menjadi salah satu penyebab dari banyak mewabahnya penyakit hepatitis, terutama hepatitis A.

Tenaga sanitarian memang menyebar di berbagai bidang profesi, seperti di rumah makan, rumah sakit, perhotelan, pariwisata, hingga perusahaan pertambangan untuk menangani aspek kesehatan lingkungan. Tenaga sanitarian ini terbagi atas berbagai jenjang pendidikan, mulai dari yang lulusan setingkat sekolah menengah atas sampai doktor. Bidang pekerjaannya melakukan pengawasan agar sanitasi berfungsi secara baik,

Subardan Rohmat juga menyatakan bahwa puskesmas wajib memiliki sanitarian minimal satu orang tiap unitnya. Dan bahkan tentu jumlahnya lebih untuk pusat layanan kesehatan dengan skala lebih besar, seperti rumah sakit. Di beberapa daerah, seperti wilayah Jawa, syarat minimal satu sanitarian untuk setiap puskesmas masih terpenuhi. Namun, tidak demikian kondisinya dengan puskesmas-puskesmas di daerah-daerah luar Jawa, masih perlu memenuhi persyaratan tersebut. (Baca Juga : Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung)

Di samping itu juga, para sanitarian perlu menjalankan peranannya dengan baik dalam mengawasi keadaan sanitasi. Subardan pun menambahkan bahwa jika menemukan masalah seputar lingkungan kesehatan di naungan wilayahnya, bisa melaporkan ke pejabat berwenang sesuai institusi.

Mantan Ketua HAKLI Jawa Tengah Indro Darmaji menambahkan pula, keterbatasan sanitarian memang menyebabkan tugas yang diembannya berjalan dengan baik, sebab satu sanitarian puskesmas membawahi wilayah luas.

Hepatitis merupakan sebuah kondisi peradangan organ hati yang dikarenakan toksin atau senyawa kimia atau obat yang mampu menjadikan seseorang terinfeksi. Hepatitis dengan masa berlangsung yang tak lebih dari 6 bulan diketahui juga dengan sebutan hepatitis akut, sementara hepatitis yang kronis adalah kondisi hepatitis dengan masa 6 bulan lebih lamanya.

Virus biasanya adalah penyebab utamanya, tapi tidaklah selalu demikian karena hepatitis juga bisa terjadi dikarenakan obat-obatan serta alkohol. Hepatitis dengan pemicu utama obat-obatan dan alkohol lebih dikenal dengan sebutan hepatitis non-virus. Untuk menghindari penyakit ini, sangat penting untuk mengenal bagaimana saja cara penularan hepatitis secara umum agar dapat mencegah jenis-jenis hepatitis yang berpotensi terjadi.

  • Makanan serta minuman
  • Mengonsumsi kerang mentah
  • Penggunaan barang yang sama
  • Darah yang sudah terkontaminasi
  • Peralatan dokter/rumah sakit
  • Peralatan untuk menindik dan tato
  • Peralatan salon
  • Tidak menjaga kebersihan diri
  • Berhubungan intim
  • Dari ibu ke anaknya

(Baca Juga : Obat Herbal Kista Bartholin)

Cara Mencegah Hepatitis dengan Vaksin

Demi mencegah penyakit hepatitis, vaksin adalah langkah pencegahan terbaik di mana vaksin yang tersedia adalah untuk mencegah hepatitis A serta B yang adalah vaksin gabungan atau vaksin tunggal. Kekebalan yang diperoleh dari vaksin untuk hepatitis A bisa sampai hampir 100 persen 1 bulan pasca penerimaan vaksin yang kedua kali. Ingat bahwa vaksin yang kedua boleh diterima setengah tahun alias 6 bulan kemudian sejak dari yang pertama kali. Hanya anak-anak berusia di bawah 1 tahunlah yang boleh menerima vaksin hepatitis A.

Sementara itu, vaksin hepatitis B menawarkan kekebalan terhadap virus sebanyak 95 persen anak-anak maupun orang dewasa muda dengan penerimaan 3 dosis rekombinan vaksin pasca penerimaan vaksin ketiga. Perlu dicatat bahwa jadwal vaksinasi adalah pada anak yang berusia 0, 1 dan 6 bulan saja.

Penularan penyakit hepatitis B dari ibu ke anak tak perlu dikhawatirkan karena dapat dicegah dengan vaksinasi yang diberikan pada bayi yang usianya belum 24 jam. Telah direkomendasikan pula oleh WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia supaya seluruh anak mendapatkan vaksinasi ini, khususnya yang baru saja dilahirkan. Rekomendasi ini lebih dikuatkan pada warga yang tinggal di negara-negara dengan risiko virus hepatitis B lebih tinggi, tak terkecuali Indonesia.

Baca Juga :

Inilah Cara Penularan Hepatitis Yang Harus Anda Ketahui

Mungkinkah Penyakit Hepatitis Menular Melalui Keringat?

Apa Bahaya Hepatitis C Terhadap Tubuh?

Mungkinkah Penyakit Hepatitis Menular Melalui Keringat?

Mungkinkah Penyakit Hepatitis Menular Melalui Keringat?

OBAT HEPATITIS PALING AMPUH, – Segala jenis penyakit hepatitis bisa menular. Tapi Mungkinkah Penyakit Hepatitis Menular Melalui Keringat? Mari kita simak pembahasan mengenai hal ini dalam artikel berikut ini !

Mungkinkah Penyakit Hepatitis Menular Melalui Keringat?

Hepatitis merupakan sebuah penyakit yang tidak asing lagi karena memang sudah cukup banyak orang yang mengalami hepatitis ini. Kondisi di mana peradangan terjadi pada organ hati yang disebabkan oleh toksin, seperti obat atau bahan kimia atau agen pemicu infeksi, itulah yang dinamakan dengan hepatitis. Jika berlangsung kurang dari 6 bulan, maka hal ini disebut juga dengan hepatitis akut dan lebih dari itu diketahui juga dengan hepatitis kronis.

Namun, masih ada beberapa hal yang kiranya cukup membuat penasaran dan bingung, yakni cara penularannya apakah bisa melalui keringat. Penularan hepatitis lewat keringat jelas akan begitu ditakutkan oleh banyak orang karena keringat bakal dengan mudah menyebar maupun mengenai orang lain.

Untuk itulah, di bawah ini adalah beberapa keterangan atau informasi singkat mengenai beberapa jenis hepatitis dan cara penularannya. Perlu diketahui lebih dulu bahwa hepatitis yang paling kerap dialami adalah hepatitis A, B serta C sehingga Anda cukup perlu mengenal penularan ketiganya berikut juga cara untuk mendeteksinya dari awal. (Baca Juga : Obat Tradisional Vitiligo Yang Ampuh Khasiatnya)

Hepatitis A

Khusus untuk hepatitis A, ini adalah sebuah kondisi penyakit yang penyebabnya adalah virus hepatitis A di mana penyebarannya berasal dari feses/tinja/kotoran penderita. Sangat langka adanya penyakit hepatitis A yang fatal, namun tetap ada potensi untuk dialami oleh lansia. 8 minggu diketahui sebagai kurun waktu terjadinya gejala.

Hepatitis A penyebarannya cukup mudah dan penularan bisa terjadi lewat minuman dan makanan yang sudah terkontaminasi oleh feses atau kotoran dari si penderita hepatitis A. Istilah lain dari hal ini adalah fekal-oral. Maka memang sangat penting untuk mengonsumsi makanan-makanan yang benar-benar bersih dan terjamin kehigienisannya.

Untuk deteksi awal, pemeriksaan tinja adalah yang paling disarankan karena dianggap paling efektif dan membantu. Deteksi dini ini bisa dilakukan 2 minggu sejak adanya paparan. Tak hanya itu, pemeriksaan darah anti-HAV pun juga termasuk dan paling tidak perlu dilakukan sebulan sesudah paparan supaya bisa diatasi secepat mungkin sebelum akhirnya menjadi lebih serius.

Hepatitis B

Untuk hepatitis B, penyakit ini dipicu oleh virus hepatitis B di mana bisa menimbulkan peradangan hati pada tahap akut atau menahun yang bisa berkomplikasi menjadi sirosis hati. Bahkan kanker hati pun dapat terjadi sebagai akibat dari hepatitis B. Penularan dari hepatitis B bisa terjadi lewat cairan tubuh dan darah.

Cairan tubuh yang dimaksud di sini adalah cairan vagina maupun sperma. Virus juga dapat ditularkan secara perkutan alias lewat kulit dari keringat. Namun hal ini ditentukan juga oleh tingkat virulensi virus dari masing-masing individu. Untuk deteksi awal, tes darah seperti HbsAg adalah yang terpenting dan perlu ditempuh paling tidak sebulan sesudah virus masuk. (Baca Juga : Obat Leukimia)

Hepatitis C

Hepatitis C merupakan sebuah kondisi infeksi hati yang disebabkan oleh HCV alias virus hepatitis C di mana kerap kali tak ada gejalanya. Untuk penularan, hepatitis C ini bisa menular apabila seseorang mengalami kontak dengan darah seorang pengidap hepatitis C. Hati-hatilah karena hepatitis C bisa berujung pada kasus kanker hati bahkan kematian.

Deteksi awal untuk hepatitis C bisa dilaksanakan lewat tes antiHCV yang ada di dalam darah. Ada baiknya memang pelaksanaannya dilakukan sebulan sesudah virus masuk ke dalam tubuh. Selain darah, pemakaian narkoba secara suntik, transfusi darah serta peralatan medis yang kurang steril bisa juga terjadi.

Pencegahan Penularan Hepatitis

Khusus untuk hepatitis A serta B, pencegahan bisa dilakukan dengan mendapatkan vaksin, baik itu vaksin tunggal maupun vaksin gabungan. Tak hanya itu, karena hepatitis bisa menular lewat keringat, hati-hatilah terhadap seorang penderita hepatitis yang berkeringat. Jauhi pula penggunaan jarum secara bergantian, memperoleh tranfusi darah dari penderita hepatitis, serta berhubungan intim dengan penderita hepatitis.

Itulah sedikit informasi mengenai penularan hepatitis lewat keringat yang terjadi pada hepatitis B dan media lainnya berikut juga sepintas tentang apa yang harus dilakukan untuk mencegah hepatitis dengan benar. Vaksin adalah cara paling ampuh dan menjanjikan untuk mencegah hepatitis dengan sempurna, jadi pastikan bahwa setiap anak bisa memperolehnya agar tak mudah terserang virus hepatitis tipe apapun.

Demikianlah artikel mengenai “Mungkinkah Penyakit Hepatitis Menular Melalui Keringat?”. Semoga artikel ini bisa bermanfaat. Dan untuk penderita hepatitis jenis apapun semoga bisa segera sembuh dari penyakitnya dan bisa kembali sehat serta bisa kembali hidup normal.

Baca Juga :

Apa Bahaya Hepatitis C Terhadap Tubuh?

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B?

Apakah Hepatitis Dapat Kambuh? Bagaimana Solusi Mengobatinya?

Apa Bahaya Hepatitis C Terhadap Tubuh?

Apa Bahaya Hepatitis C Terhadap Tubuh?

Hepatitis C merupakan salah satu jenis hepatitis yang cukup berbahaya. Lalu Apa Bahaya Hepatitis C Terhadap Tubuh? Mari kita simak pembahasannya berikut ini!

Apa Bahaya Hepatitis C Terhadap Tubuh?

Penyakit hepatitis C tidak hanya menginfeksi hati, tetapi juga merusak organ tubuh lainnya. Oleh karena itu, Anda harus membekali diri dengan informasi tentang dampak hepatitis C pada kesehatan tubuh, seperti yang dijelaskan berikut ini, untuk mengetahui cara mengendalikan kerusakan organ tubuh Anda yang lain.

Beragam kerusakan tubuh yang bisa disebabkan oleh penyakit hepatitis C

  • Kemampuan hati untuk memproduksi empedu jadi berkurang

Salah satu fungsi hati adalah memproduksi empedu yang berfungsi untuk memecah lemak. Hepatitis C bisa menghambat kemampuan hati untuk memproduksi empedu. Maka dari itu, penderita hepatitis C bisa merasakan nyeri di bagian perut kanan atas. Hati yang rusak tidak menghasilkan cukup albumin, yaitu protein yang dapat menahan cairan dalam sel. Banyak penderita hepatitis C yang mengalami sakit perut, diare, dan kram perut. (Baca Juga : OBAT HEPATITIS PALING AMPUH)

  • Merusak tiroid

Tiroid merupakan bagian dari sistem endokrin dan berfungsi memasok hormon tiroksin ke dalam aliran darah. Virus hepatitis C bisa membuat sistem kekebalan tubuh menyerang tiroid pada sebagian orang. Hipotiroidisme bisa menyebabkan kelesuan dan kedinginan sedangkan hipertiroidisme bisa menyebabkan gejala seperti kegugupan dan detak jantung cepat.

  • Mengganggu sistem peredaran darah

Hati yang sehat membantu sistem peredaran darah bekerja dengan lancar. Namun, hati yang tidak berfungsi dengan baik bisa menyebabkan masalah pada aliran darah yang meningkatkan tekanan darah. Ini bisa menyebabkan hipertensi portal. Pembuluh darah bisa pecah jika terlalu sempit, sehingga menyebabkan perdarahan dalam serius. Hati yang sehat juga membantu mengubah gula menjadi glukosa dan menyimpannya untuk energi. Terlalu banyak gula dalam aliran darah bisa menyebabkan resistensi insulin atau diabetes tipe 2.

  • Merusak sendi dan otot

Jika Anda terkena hepatitis C, ini akan membuat Anda mengalami komplikasi sendi dan otot, yang merupakan akibat dari perlawanan sistem kekebalan tubuh terhadap virus. Salah satu penyebab paling umum dari nyeri sendi dan otot karena penyakit hepatitis C adalah rematik (rheumatoid arthritis), sebuah kondisi menyakitkan yang ditandai dengan peradangan sendi sinovial. (Baca Juga : Cara Mengobati Psoriasis)

  • Merusak otak

Saat hati tidak bisa menyaring semua racun dari darah, penumpukan zat beracun ini bisa merusak sistem saraf pusat dan mengganggu fungsi otak. Orang yang mengalami kerusakan otak akibat hepatitis C bisa merasakan gejala seperti napas yang terasa manis atau apek, melemahnya kemampuan motorik kecil, dan gangguan tidur. Selain itu, mereka bisa mengalami linglung, cepat lupa, konsentrasi yang memburuk, perubahan kepribadian, gemetar yang tidak normal, agitasi (lekas marah/cepat tersinggung), disorientasi, dan bicara cadel. Dalam kasus yang paling parah, penyakit hepatitis C dapat menyebabkan koma

  • Menyebabkan penyakit kuning

Ada satu jenis molekul protein yang disebut hemoglobin yang terdapat dalam sel-sel darah merah, yang bertanggung jawab mengangkut oksigen dan zat besi ke sel di seluruh tubuh. Bilirubin adalah zat penting lainnya dalam hemoglobin dan yang penting dalam mempertahankan sel yang membentuk kulit, kuku, dan rambut yang sehat. Saat hati tidak bisa menjalankan tugasnya, bilirubin bisa menumpuk dan membuat kulit dan bagian putih mata berubah warna menjadi kuning (jaundice).

Dapatkan bantuan medis segera jika Anda mencurigai atau mengalami salah satu (atau lebih) dari komplikasi penyakit hepatitis C di atas. Dokter akan membantu Anda menemukan penyebab nyeri yang Anda rasakan dan menganjurkan metode pengobatan.

Itulah pembahasan mengenai “Apa Bahaya Hepatitis C Terhadap Tubuh?”. Setelah mengetahuinya, maka Anda patut waspada dengan penyakit hepatitis C ini. Oleh karena itu, jagalah kesehatan Anda dengan melakukan pola hidup sehat.

Baca Juga :

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B?

Apakah Hepatitis Dapat Kambuh? Bagaimana Solusi Mengobatinya?

Mengenal Penyakit Hepatomegali, Pembesaran Ukuran Hati

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B?

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B?

Hepatitis B merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya dan patut diwaspadai. Lalu Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B? Mari kita simak jawabannya dalam pembahasan berikut ini!

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B?

Secara umum, penyakit Hepatitis B disebabkan oleh infeksi virus Hepatitis B (HBV), yang menyebar dan menulari Anda melalui paparan terhadap darah atau cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi.

Hepatitis B merupakan penyakit yang cukup sering Anda dengar di lingkungan sekitar. Apalagi jika Anda memiliki balita dan sering membawanya secara rutin ke klinik atau puskesmas terdekat. Pasalnya, Hepatitis B adalah salah satu penyakit yang poster pencegahan serta langkah penanganannya banyak disebarkan oleh pemerintah. Sosialisasi seperti ini merupakan hal yang wajar, mengingat angka kasus Hepatitis semakin meningkat di Indonesia.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Nasional tahun 2013 saja, tercatat sekitar 649.875 jiwa yang disinyalir menderita Hepatitis B di Indonesia. Angka ini tercatat menanjak dibandingkan data sebelumnya pada tahun 2007. Hal ini sebagian besar dikarenakan minimnya pengetahuan masyarakat mengenai Hepatitis B, serta faktor risiko dan tindak pencegahannya. (Baca Juga : OBAT HEPATITIS PALING AMPUH)

Apa penyebab dan faktor risiko Hepatitis B?

Secara umum, penyakit Hepatitis B disebabkan oleh infeksi virus Hepatitis B (HBV), yang menyebar dan menulari Anda melalui paparan terhadap darah atau cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi. Berikut adalah faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena Hepatitis B :

  • Melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi virus Hepatitis B, tanpa menggunakan kondom. Hal ini menyebabkan pertukaran cairan antara Anda dan orang tersebut, sehingga menularkan virus itu sendiri.
  • Penggunaan jarum bersama orang yang telah terinfeksi virus Hepatitis B. Biasanya jarum ini digunakan untuk menyuntikkan obat, umum di kalangan para pemakai obat-obatan terlarang.
  • Berbagi pemakaian alat kebutuhan pribadi, seperti sikat gigi atau pencukur jenggot, dengan orang yang terinfeksi virus Hepatitis B.
  • Membuat tato atau tindikan (pada hidung, pusar, telinga, lidah, dan mulut) dengan alat yang tidak disterilkan terlebih dahulu.

Selain keempat faktor risiko di atas, perlu diingat bahwa virus Hepatitis B dapat pula dibawa oleh seorang wanita yang tengah hamil. Akibatnya, wanita tersebut dapat menurunkan virus ini pada bayi yang dilahirkannya.

Perlu pula Anda ingat, bahwa virus Hepatitis B tidak dapat ditularkan melalui kontak kasual, seperti berciuman, berpelukan, bersin, batuk, dan berbagi makanan atau minuman dengan orang yang terinfeksi. (Baca Juga : Obat Jantung Bocor)

Lalu, apa saja tindak pencegahannya?

Tindak pencegahan Hepatitis B adalah pemberian vaksin Hepatitis B. Vaksin ini sudah tersedia sejak tahun 1982, dan sejak itu telah digunakan secara luas untuk mencegah infeksi virus Hepatitis B secara efektif. Rentetan vaksin komplit dapat meningkatkan antibodi hingga lebih dari 95% pada bayi, anak-anak, dan dewasa. Memang, vaksin ini sebenarnya wajib didapatkan setiap orang, terutama jika Anda merupakan individu yang berisiko tinggi terinfeksi Hepatitis B, yaitu :

  • Individu yang sering dan berulangkali menerima donor darah, seperti pasien dialisis, dan penerima transplantasi organ dalam.
  • Orang yang hidup di dalam penjara.
  • Orang yang rutin menyuntikkan obat karena penyakitnya.
  • Teman hidup dan mereka yang satu atap dengan penderita Hepatitis B.
  • Orang yang memiliki banyak pasangan seksual, atau sering berganti pasangan seksual.
  • Petugas kesehatan, dokter, petugas medis, atau orang-orang yang sering terpapar darah dalam pekerjaan mereka, dan
  • Pelancong yang pergi ke banyak negara dan wilayah, harus menerima vaksin sebelum meninggalkan wilayah endemik virus Hepatitis B.

Selain vaksin, pencegahan hepatitis B dapat dilakukan dengan menghindari pemakaian jarum suntik secara komunal, atau yang tidak steril, dan menghindari pemakaian obat-obatan terlarang. Tak hanya itu, Anda juga bisa menghindari pemakaian pisau cukur dan sikat gigi bersama, memakai kondom saat berhubungan seksual, serta menggunakan sarung tangan plastik jika harus memegang darah.

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis B? Jawabannya sudah kita simak dalam pembahasan di atas. Sekarang tinggal kita aplikasikan agar kita bisa mencegah penyakit hepatitis B ini menyerang tubuh kita.

Baca Juga :

Apakah Hepatitis Dapat Kambuh? Bagaimana Solusi Mengobatinya?

Mengenal Penyakit Hepatomegali, Pembesaran Ukuran Hati

Mengenal Penyakit Steatosis atau Perlemakan Hati

Apakah Hepatitis Dapat Kambuh? Bagaimana Solusi Mengobatinya?

Apakah Hepatitis Dapat Kambuh? Bagaimana Solusi Mengobatinya?

Apakah Hepatitis Dapat Kambuh? Bagaimana Solusi Mengobatinya? Mari kita temukan jawabannya dalam pembahasan berikut ini! Berikut ini ada percakapan antara pasien dengan dokter mengenai hepatitis, apakah bisa kambuh atau tidak. Selanjutnya ada rekomendasi terbaik yang paling tepat untuk mengobati penyakit hepatitis. Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Apakah Hepatitis Dapat Kambuh? Bagaimana Solusi Mengobatinya?

Pasien: Naufal Ihsan

Halo dok, Saya ingin bertanya apakah jika 2 thn lalu saya terkena hepatitis dan jika kena lagi itu akan menjadi hepatitis kronis? Benarkah hepatitis bisa kambuh?

Terimakasih,

Naufal Ihsan

Dokter: dr. Yosephine. S.

Hai Naufal, Penyakit peradangan hati atau disebut sebagai hepatitis adalah keadaan timbulnya radang pada hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis. Ada lima tipe virus hepatitis yaitu hepatitis A,B,C,D,E masing-masing dengan gejala, cara penularan dan penanganan yang berbeda-beda. Di bawah ini merupakan jenis-jenis hepatitis yang ada, seperti:

  • Hepatitis A Hepatitis A adalah salah satu jenis hepatitis yang paling sering di Indonesia. Penularan hepatitis A ini disebabkan oleh mengkonsumsi makanan yang sudah tercemar dengan virus hepatitis A. Virus hepatitis A ini apabila terkena akan menyebabkan gejala mual-muntah, kuning. Hepatitis A ini akan sembuh sendiri dalam dua-tiga minggu pengobatan
  • Hepatitis B Hepatitis B ini adalah penyakit jangka panjang. Umumnya tertularnya hepatitis B ini apabila melakukan hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi hepatitis B. Selain itu, apabila tubuh terkena cairan-cairan tubuh seperti darah, sperma dsb dapat menularkan hepatitis B. Apabila terkena hepatitis B, dapat dilakukan terapi berupa pengobatan antivirus
  • Hepatitis C Hepatitis C juga adalah penyakit jangka panjang. Hepatitis C umumnya ditularkan apabila Anda terkena cairan tubuh yang terinfeksi oleh hepatitis C. Hepatitis C juga dapat diobati dengan terapi pengobatan antivirus jangka panjang.
  • Hepatitis D Hepatitis D lebih jarang terjadi di Indonesia. Hepatitis D ini hanya dapat dideteksi pada pasien yang sudah positif terkena hepatitis B. Gejalanya biasanya tidak seberat hepatitis B
  • Hepatitis E Hepatitis E ini ditularkan juga melalui makanan yang tercemar oleh kotoran yang mengandung hepatitis E. Hepatitis E ini memiliki gejala mirip hepatitis A namun ada risiko yang cukup besar untuk menyebabkan kerusakan hati parah. Hepatitis E ini akan sembuh sendiri.

Penyakit hepatitis dapat terjadi secara kambuhan atau dapat pula menjadi kronis seperti hepatitis B. Oleh sebab itu sebaiknya diketahui terlebih dahulu jenis hepatitis yang Anda derita sehingga dapat ditentukan apakah Anda mengalami infeksi hepatitis kembali ataukah keadaan ini merupakan hepatitis kronis.

Semoga membantu

dr Yosephine

(Baca Juga : OBAT HEPATITIS PALING AMPUH)

Bagaimana Solusi Mengobati Hepatitis?

Untuk mengobati penyakit hepatitis, kami punya rekomendasi terbaik yang paling tepat, yaitu obat herbal HepatSure Capsule dari Green World. HepatSure Capsule sangat tepat dipilih sebagai obat untuk menyembuhkan hepatitis, karena HepatSure Capsule sendiri merupakan salah satu obat hepatitis herbal yang sudah terbukti khasiat serta keampuhannya, bukan sekadar omong kosong belaka. Selain itu, obat herbal hepatitis HepatSure Capsule ini juga aman tanpa efek samping yang membahayakan.

Inilah Obat Hepatitis Herbal HepatSure Capsule, Rekomendasi Terbaik Mengobati Hepatitis. Baik Itu Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C, Hepatitis D, Hepatitis E, dan Juga Semua Penyakit Hati Lainnya Seperti Liver, Sirosis, dan Liver Bengkak

Apakah Hepatitis Dapat Kambuh? Bagaimana Solusi Mengobatinya?

Aturan Minum: 3x sehari, sekali minumnya 1-2 kapsul, diminum setelah makan.

Testimoni HepatSure Capsule Mengobati Hepatitis

Apakah Hepatitis Dapat Kambuh? Bagaimana Solusi Mengobatinya?

*Disclaimer: Hasil yang di dapat pada setiap individu bisa berbeda, tergantung kondisi fisik masing-masing individu tersebut.

Itulah salah satu bukti testimoni dan kesaksian dari konsumen yang sudah merasakan khasiat serta keampuhan HepatSure Capsule. Jadi, khasiat HepatSure Capsule ini memang bukan sekadar omong kosong belaka, karena mampu menjadi perantara dalam mengobati penyakit hepatitis.

Kandungan Lengkap HepatSure Capsule

  • Astragalus mongholicus, adalah tonik yang umum untuk melindungi hati serta melawan bakteri atau virus. Sering digunakan untuk penyembuhan flu, infeksi saluran pernapasan atas, alergi, fibromyalgia, anemia, HIV / AIDS, dan untuk memperkuat dan mengatur sistem kekebalan tubuh.
  • Liquorice, bekerja sangat baik dalam melindungi hati dan meningkatkan penyembuhan pada organ hati. Memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu pengobatan hepatitis (peradangan hati). Liquorice juga bertanggung jawab untuk menggempur virus penyebab hepatitis dan persediaan senyawa antioksidan yang berharga dapat membantu menjaga kesehatan hati secara keseluruhan. Bahkan menurut sebuah penelitian, ekstrak liquorice dapat mencegah kerusakan hati yang disebabkan logam berat seperti cadmium.
  • Lophatherum Gracile atau yang juga biasa disebut Dan Zhu Ye, adalah bahan alami yang menjadi bagian dari pengobatan tradisional Cina selama berabad-abad, memiliki afinitas alami untuk menghilangkan racun dan meredakan penyakit panas. (Baca Juga : Obat Herbal Kista)

Keunggulan HepatSure Capsule

  • Diproduksi oleh pabrik farmasi dunia yang memiliki standar GMP (Good Manufacturing Practice).
  • Telah dipasarkan sejak lama dan telah banyak testimoni dari konsumen.
  • Terdaftar di FDA (Food and Drug Administration) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat.
  • Memiliki sertifikasi HALAL.

Apakah Hepatitis Dapat Kambuh? Bagaimana Solusi Mengobatinya?

Rp. 362.000,-/Botol (60 kapsul)

Bagaimana Cara Mendapatkan HepatSure Capsule?

Perlu anda ketahui HepatSure Capsule ini tidak dijual bebas di pasaran, tidak ada di apotik. Anda hanya bisa mendapatkan HepatSure Capsule dari Agen Resmi. Hati-hati dengan HepatSure Capsule Murah, bisa jadi itu Palsu. Karena produsen sendiri telah mematok harga standar untuk semua Agen Resmi.

Jika Anda Berminat Memesan HepatSure Capsule, Silahkan SMS/WA/BBM Dengan Menyertakan Format Pemesanan Seperti Berikut :

Ketik :

PHC : Jumlah Pesanan : Nama Anda : Alamat Lengkap : No.HP/No.Tlp

Kirim ke

085 320 000 874 atau PIN 27D0310B


Anda juga bisa PESAN OTOMATIS via WhatsApp dengan meng-klik gambar di bawah ini !



atau jika anda ingin konsultasi, silahkan KLIK SALAH SATU NOMOR di bawah ini !





Contoh Pemesanan :

PHC : 4 Botol : Janda Herang : Jl. Pondok Pinang Raya No.17 Kel. Pondok Pinang, Kec. Kebayoran Lama, Jakarta Selatan : 085 223 495 XXX

Kirim ke 085 320 000 874 atau PIN 27D0310B

Setelah anda mengirimkan format pemesannya, kami akan konfirmasi pemesanan anda dengan balasan SMS/BBM/WA/Line yang berisi Jumlah Total Pembayaran yang harus anda bayar dengan rincian : Harga Produk + Biaya Ongkos Kirim (JNE/POS).

Setelah anda setuju dengan Jumlah Total Pembayarannya dan anda konfirmasi, maka baru kami akan mengirimkan pesanan anda.

NP :

“PHC” adalah kode produk yang WAJIB di cantumkan dalam format pemesanan HepatSure Capsule ini, dan kami TIDAK MELAYANI pemesanan TANPA KODE produk tersebut

Terima Kasih

“Cara Pembayaran”

Untuk Pembayarannya Harus Melalui Transfer Ke Salah Satu Rekening Kami Berikut Ini :

Nama Bank No.Rekening Atas Nama
Bank BCA KCP S. Senjaya Tasikmalaya
3210373712 RIPKI ABDUL ROJAK
Bank BRI Cab. Tasikmalaya
0100-01-000304-56-3 RIPKI ABDUL ROJAK
Bank BNI Cab. Tasikmalaya
0219391983 RIPKI ABDUL ROJAK
Bank Muamalat Cab. Tasikmalaya
1510005196 RIPKI ABDUL ROJAK
Bank Mandiri KC Otista Tasikmalaya
131-00-0565435-7 RIPKI ABDUL ROJAK

BUKTI PENGIRIMAN

Terima kasih jika anda telah berbelanja di Toko Online Kami dan memberikan kepercayaan kepada Kami. Semoga obat herbal yang Kami rekomendasikan menjadi perantara dalam menyembuhkan penyakit yang tengah anda derita. Semoga Lekas Sembuh.

Garansi 100% Uang kami kembalikan apabila paket terbukti palsu maupun tidak sampai. Hati-hati Jelly Gamat Murah, Jangan pertaruhkan kesehatan anda dan keluarga.

Hormat Kami :

Zahra Herbal

Jl.Bantargedang Kp.Warungbandung RT.09/RW.07 Kel.Kotabaru Kec.Cibeureum, Kota Tasikmalaya – Jawa Barat

Telp : (0265) 341113

SMS : 085 320 000 874

WA/Telp : 085 223 557 127

Telp : 085 793 507 222

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Apakah Hepatitis Dapat Kambuh? Bagaimana Solusi Mengobatinya?

Perhatian !!

  • Hentikan pemakaian jika tidak cocok.
  • Sangat di wajibkan mengikuti tata cara konsumsi yang telah disarankan.
  • Produk asli hanya dijual oleh agen resmi & tidak di jual di apotek.
  • Waspada barang palsu! Jangan tergiur dengan harga murah ! Harga produk yang asli hanya yang tertera pada daftar harga diatas!
  • Harga diatas belum termasuk ongkos kirim.
  • Pengiriman dilakukan oleh pihak JNE untuk pemesanan luar kota Tasikmalaya.
  • Disini kami hanya memberikan rekomendasi pengobatan, dan kami tidak bisa memberikan jaminan atau garansi kesembuhan akan tetapi kami yakin rekomendasi dari kami bisa menjadi perantara kesembuhan untuk keluhan penyakit Anda dengan melihat pengalaman dari beberapa konsumen kami. Dan ingat!! kesembuhan mutlak hanya milik Allah SWT.

Baca Juga :

Mengenal Penyakit Hepatomegali, Pembesaran Ukuran Hati

Mengenal Penyakit Steatosis atau Perlemakan Hati

Sirosis, Kerusakan Hati Beresiko Sebabkan Gagal Hati