Mengenal Penyakit Steatosis atau Perlemakan Hati

Mengenal Penyakit Steatosis atau Perlemakan Hati

Mengenal Penyakit Steatosis atau Perlemakan Hati

Mungkin anda sudah pernah mendengar istilah perlemakan hati. Gangguan hati ini memang tidak terlalu asing di telinga. Dan pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai perlemakan hati, mulai dari pengertian, penyebab, dan gejalanya.

Baca : Obat Hepatitis Paling Ampuh

Perlemakan hati atau Fatty liver adalah sebuah kondisi di mana pada organ hati terdapat penumpukan lemak hingga lebih dari 5% – 10% dari berat total organ tersebut. Dalam istilah medis, penyakit ini disebut dengan nama steatosis. Penyakit ini kebanyakan diderita oleh orang-orang yang sudah berusia antara 40-60 tahun. Perlemakan hati pada kebanyakan kasusnya tidak menimbulkan gejala yang berarti pada penderitanya. Bahkan tidak ada kerusakan permanen pada organ hati. Namun jika pun mengalami gejala, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dirasakan, diantaranya :

  • Kehilangan nafsu makan.
  • Penurunan berat badan.
  • Tubuh terasa lemah dan mudah lelah.
  • Konsentrasi terganggu.
  • Mengalami kebingungan.
  • Merasakan mual.
  • Nyeri perut di bagian tengah atau bagian atas sebelah kanan.
  • Mengalami pembengkakan hati.

Pada kasus yang lebih jarang, perlemakan hati juga bisa menimbulkan gejala berupa bercak-bercak berwarna gelap pada kulit lengan dan juga leher.

Baca Juga : Sirosis, Kerusakan Hati Beresiko Sebabkan Gagal Hati

Penyebab Perlemakan Hati

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan perlemakan hati, dan berikut ini adalah diantaranya :

  • Sering mengkonsumsi minuman beralkohol.
  • Efek samping obat-obatan tertentu (seperti aspirin, steroid, tamoxifen, dan tetracyline).
  • Memiliki kadar kolesterol yang tinggi dalam darah.
  • Mengidap obesitas.
  • Faktor keturunan.
  • Mengidap diabetes.
  • Mengidap hepatitis C.
  • Mengidap penyakit autoimun.
  • Malnutrisi.
  • Mengalami penurunan berat badan secara drastis.
  • Kehamilan (kasus ini jarang terjadi).

Diagnosis Perlemakan Hati

Mengenal Penyakit Steatosis atau Perlemakan Hati | Peradangan yang terjadi pada hati bisa dideteksi dengan melalui pemeriksaan pada perut pasien. Beberapa pertanyaan mungkin akan ditanyakan oleh dokter, diantaranya :

  • Apakah terasa lemah?
  • Apakah mengalami penurunan nafsu makan?
  • Riwayat penyakit yang pernah diderita, terutama penyakit hepatitis (umumnya hepatitis A, B, C).
  • Riwayat pengkonsumsian minuman beralkohol dan obat-obatan.

Baca : Obat Hepatitis Paling Ampuh

Untuk mendeteksi perlemakan hati, biasanya diinstruksikan beberapa tes pemindaian (seperti USG, CT scan, atau MRI scan). Melalui tes pemindaian tersebut, sejumlah lemak yang bertumpuk di dalam organ hati akan terlihat di layar monitor. Dan selain dengan melalui tes pemindaian tersebut, dokter juga bisa mendeteksi perlemakan hati dengan cara meneliti sampel dari jaringan hati, melalui teknik biopsi, atau dengan cara meneliti enzim hati melalui tes darah.

Komplikasi pada Pecandu Alkohol

Mengenal Penyakit Steatosis atau Perlemakan Hati | Jika sudah terkena perlemakan hati dan pecandu alkohol tidak menghentikan kebiasaannya minum alkohol, maka kondisi perlemakan hati bisa berkembang lebih parah menjadi sirosis dengan gejala-gejala yang menyertai seperti berikut :

  • Massa otot berkurang.
  • Penumpukan cairan di dalam tubuh.
  • Penyakit kuning (jaundice).
  • Pendarahan.
  • Gagal hati atau kegagalan fungsi hati.

Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat Tentang Penyakit Hepatitis A

One thought on “Mengenal Penyakit Steatosis atau Perlemakan Hati”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *